nofia1

Jum'at, 9 Juli 2021 Ketua Pengadilan Agama Negara Nofia mutiasari, S.Ag., MH. mengikuti Pelatihan Eksplorasi Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Prilaku Hakim (KEPPH) yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial Republik Indonesia selama 4 (empat) hari sejak tanggal 6-9 Juli 2021.
Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Rattan Inn Banjarmasin  yang dibuka oleh Sekjend Komisi Yudisial ARIE SUHIDAR, SH.,M.Hum. yang dihadiri juga Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin Drs.H. Helmi Tohir, MH.. pelatihan ini diikuti oleh 21 Hakim Pengadilan Agama Negara dan 19 orang hakim Peradilan Umum se Kalimantan Selatan.

 nofia3

 

nfia5

sinergisitas KY dan MA. Bahwa MA bersama KY selama ini telah berupaya secara maksimal dan berkesinambungan melakukan pengawasan, baik secara internal maupun eksternal. Hal ini adalah  guna mewujudkan suatu badan peradilan yang agung, melalui pembangunan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap lembaga peradilan, khususnya bagi para hakim.

nofia222

 

dilaksanakannya kegiatan ini, dengan harapan adanya sinergitas antar lembaga yaitu Mahkamah Agung dan Komsi Yudisial akan semakin kuat terjalin, dan tujuan bersama . Yaitu mewujudkan badan peradilan yang mandiri, tidak memihak, kompeten, transparan, akuntabel, dan berwibawa, serta mampu menegakkan wibawa hukum dan keadilan yang merupakan persyaratan mutlak dalam sebuah negara yang berdasarkan hukum.

 

nfi6

pembelajaran dilaksanakan dengan tetap menerapkan protoko kesehatan yang sangat ketat, sebelum masuk hotel harus dg surat antigen dengan hasil negatif, menggunakan masker smpai menutup hidung, makanan hanya boleh diantar ke akar, dan teknik pembeleajaran tetap dengan pysichal distancing.

hal ini diharapkan tujuan pelatihan dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga kesehatan panitia dan peserta, sehingga dapat tercipta peningkatan kapasitas hakim, dalam upaya pencegahan terjad pelanggaran kode etik bagi hakim-hakim di wilayah kalimantan selatan