bimbingan 1

Kamis, 25 November 2021 Sehubungan dengan dilaksanakannya Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2021 di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin sesuai dengan Surat Ketua PTA Banjarmasin Nomor: W15-A/2214/PP.01.3/11/2021,  yang diselenggarakan di Aula Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin dan di ikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Kasubbag Umum Keuangan serta Bendahara Penerimaan Pengadilan Agama Se- Kalimantan Selatan, Acara tersebut diadakan secara offline dan secara daring melalui zoom meeting.

Panitera, Sekretaris, Kasubbag Umum Keuangan serta Bendahara diadakan secara offline sedangkan Ketua, Wakil Ketua, secara daring melalui zoom meeting di Ruang Media Center Pengadilan Agama masing-masing dengan protokol kesehatan yang ketat.

 

bimbingan2

bimbingan4

Dengan adanya kegiatan tersebut Ketua PA Negara (Nofia Mutiasari, S.Ag., M.H.) Menugaskan Panitera PA Negara (H. Ahmad Ramli, S.H.), Plt Sekretaris PA Negara (Megawati, SE.), Kasubbag Umum Keuangan PA Negara (Nor Hendra Riyadi, S.H.), serta Bendahara Penerimaan PA Negara (Mustaqimah, S.H.I.), untuk mengadiri secara offline di Aula ke Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin.

bimbingan zom1

bimbingan zom2

bimbingan zom

Sedangkan untuk Ketua dan Wakil Ketua mengikuti secara daring melalui zoom meeting di Ruang Media Center Pengadilan Agama Negara.

 

bimbingan21

Acara Bimtek dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin (Dr. H. Helmy Thohir, M.H.) yang dalam arahannya Beliau menyampaikan bahwa sumber dari pemasukan negara adalah berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Lembaga Mahkamah Agung RI dipercayakan untuk memungut PNBP dalam kaitannya dengan pelayanan public dan diminta untuk mempertanggung  jawabkan dalam pengelolannya.

Terbitnya PP Nomor 5 tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (selanjuntya disebut PNBP) yang berlaku pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada dibawahnya, telah membawa dampak yang signifikan dalam hal PNBP Mahkamah Agung RI. Hal ini ditandai dengan capaian PNBP tahun 2020 yang melampaui target yang ditetapkan.

Memperhatikan capaian tahun lalu dan proyeksi capaian PNBP tahun-tahun mendatang, Mahkamah Agung melalui surat Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 1500/SEK/KU.04.2/2019 tanggal 10 Oktober 2019 telah mengajukan izin penggunaan anggaran PNBP kepada Menteri Keuangan RI dan telah dilanjutkan pertemuan tiga pihak antara Mahkamah Agung, Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/BAPPENAS. Dalam pertemuan tersebut telah ditetapkan alokasi anggaran PNBP bagi masing-masing lingkungan Peradilan melalui mekanisme pengguna anggaran terpusat pada unit eselon I dengan ketentuan anggaran tersebut dipergunakan dalam meningkatkan percepatan penyelesaian perkara, sehingga akan memberi efek peningkatan layanan bagi para pencari keadilan.