WhatsApp Image 2020 05 20 at 9.11.06 AM

 

WhatsApp Image 2020 05 20 at 9.11.58 AM

 

WhatsApp Image 2020 05 20 at 9.17.38 AM

 

Rabu, 20 Mei 2020 Aparatur PA Negara ikuti Bimtek dan Sosialisasi Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM. Tujuan diadakan  bimtek dan sosialisasi sebagai upaya asitensi pembangunan ZI guna memberikan keseragaman pemahaman dan tindakan dalam menuju WBK di setiap satker yang telah mengusulkan diri. 

Sebagai Narasumber dalam arahannya menekankan agar semua peserta memeriksa kelengkapan dan ketepatan dokumen, serta memberikan pemahaman tentang cara memperoleh dokumen setiap indikator dari Komponen Pengungkit dan Komponen Hasil.

“Setiap satker ini harus melaksanakan pembangunan zona integritas secara sempurna, sehingga ZI tidak hanya terpaku dengan dokumen, namun benar-benar terinternalisasi pada setiap aparatur pengadilan.” tuturnya.

Selain itu, Narasumber juga menekankan 3 (tiga) hal penting lainya yang harus diperhatikan setiap sarker, yaitu setiap satker harus menggunakan aplikasi berbasis IT dari Badilag, melakukan inovasi pelayanan, serta melengkapi setiap sarana dan prasarana penunjang pelayanan kepada para pencari keadilan.

Zona Integritas adalah Predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui RB, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menuju WBK adalah Predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Menuju WBBM adalah Predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Langkah Membangun Unit Kerja Menuju WBK/WBBM  :

1. Instansi Pemerintah Menetapkan unit kerja percontohan yang akan dijadikan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

2. Unit Kerja percontohan yang ditetapkan menyusun rencana aksi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM mengacu pada pemenuhan kriteria indikator WBK/WBBM. (Indikator Pengungkit dan Hasil)

3. Unit kerja percontohan melaksanakan Rencana Aksi Pembangunan yang telah ditetapkan.

4. Unit kerja percontohan melakukan monitoring dan evaluasi berkala atas capaian pelaksanaan Rencana Aksi Pembangunan.

5. Tim Penilai Internal melakukan penilaian kepada Unit kerja percontohan atas hasil Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang dilakukan.

6. Apabila Hasil Penilaian Tim Internal , Unit Kerja dinyatakan berhasil memenuhi predikat WBK/WBBM, Unit Kerja tersebut Diajukan Kepada Kementerian  PANRB, selaku Tim Penilai Eksternal untuk dilakukan evaluasi.

 

Sarana Pembangunan Zona Integritas WBK/ WBBM (6 area perubahan)

1. Manajemen Perubahan

2. Penataan Tatalaksana

3. Penataan Sistem Manajemen SDM

4. Penguatan Pengawasan

5. Pengutanan Akuntabilitas

6. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik