Bergembira Menyambut Ramadhan  Oleh Drs. Riduan (Hakim PA Negara)

 

IMG 8548

Rabu 8 Mei 2019 di hari Ke 3 Bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, di mulai dengan tadarusan Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ketua PA Negara Hj. Nurul Hikmah, S.Ag., M.H dan secara bergiliran ke para Pegawai PA Negara, setelah itu dilanjutkan shalat dzuhur berjamaah dengan mengambil tempat di ruang sidang utama PA Negara., Ketua PA Negara Hj. Nurul Hikmah, S.Ag., M.H, WKPA Negara Hj. ST Zubaidah, S.Ag., S.H., M.H., Hakim, Pejabat Kepaniteraan, Pejabat Kesekretariatan dan seluruh pegawai PA Negara termasuk Honorer PA Negara berkumpul mengisi ruang tersebut.

 

IMG 8547

IMG 8548

 

Setelah Shalat dzuhur berjama'ah dilanjutkan dengan Kultum: Dalam Kultumnya Drs. Riduan (Hakim PA Negara) beliau membacakan Hadis yang menyatakan ”Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.”

Beliau mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan. Begitu bunyi sekian banyak ungkpanan menyambut datangnya bulan Ramadan. Tentu Ramadhan dipahami oleh banyak orang kebanyakan dalam arti sederhananya adalah ungkapan selamat datang,. Makna yang dapat dipetik dari kata ramdhan diantaranya di bulan ini semua dosa manusia akan dibakar seperti kayu hingga menjadi abu, kecuali dosa-dosa besar yang hanya bisa dihapus dengan bertaubat sungguh- sungguh (taubatannashuha).

Ramadhan” memiliki arti selamat atas datangnya bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan.

Pengucap Marhaban Ramadhan menilai bahwa bulan Ramadhan adalah tamu agung yang harus disambut dengan kegembiraan dan lapang dada didasarkan oleh kesadaran bahwa melalui bulan ini kita dapat memperbaiki apa yang salah dari sikap dan kelakuan serta watak kita dan sudah sewajarnya mengambil bekal perjalanan menuju ke akhirat. Diakhir kultumnya meliau mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjadikan bulan Ramadhan sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas hidup kita khususnya dalam segi ibadah dan sekaligus untuk membersihkan diri kita dari segala bentuk kekurangan, kesalahan, dan dosa yang pernah dilakukan di masa lalu.